Website Resmi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jayawijaya

Kerjasama

BPKAD Kabupaten Jayawijaya Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Melalui Kerja Sama Strategis dengan Bank Papua

30 April 2026 • Super Admin BPKAD

BPKAD Kabupaten Jayawijaya Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Melalui Kerja Sama Strategis dengan Bank Papua
Gambar artikel
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui BPKAD menjalin kerja sama strategis dengan Bank Papua


JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jayawijaya terus mendorong penguatan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan 2 (dua) Nota Kesepahaman atau MoU dan 3 (tiga) Perjanjian Kerja Sama atau PKS antara Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan PT Bank Pembangunan Daerah Papua atau Bank Papua, pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Ruang Kasuari – Bank Papua.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., bersama Direktur Keuangan Bank Papua, Pujianto. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan lembaga perbankan daerah, khususnya dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Jayawijaya yang lebih efektif dan efisien.

Kerja sama yang terjalin mencakup tiga aspek penting dalam pengelolaan keuangan daerah, yaitu:

1. Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah Kabupaten Jayawijaya

Melalui kerja sama ini, Bank Papua ditunjuk sebagai mitra pengelola Rekening Kas Umum Daerah atau RKUD Kabupaten Jayawijaya. Pengelolaan RKUD yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran arus kas daerah, meningkatkan keamanan transaksi keuangan, serta memperkuat akuntabilitas dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

2. Optimalisasi Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Bank Papua berkomitmen untuk mendorong peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak dan retribusi daerah. Upaya ini akan dilakukan melalui sinergi bersama Organisasi Perangkat Daerah terkait, antara lain Badan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah, sehingga Kabupaten Jayawijaya tidak hanya bergantung pada dana transfer dari Pemerintah Pusat.

3. Pelayanan SP2D Online melalui Aplikasi SIPD

Kerja sama ini juga mencakup pelayanan Surat Perintah Pencairan Dana atau SP2D secara online melalui Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau SIPD. Melalui layanan digital ini, proses pencairan dana APBD Kabupaten Jayawijaya diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tertib, transparan, dan terintegrasi.

Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya BPKAD Kabupaten Jayawijaya dalam mendukung transformasi digital pengelolaan keuangan daerah, khususnya pada proses penatausahaan dan pencairan anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jayawijaya.

Bupati menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, mengingat daerah masih membutuhkan penguatan dari sisi kemandirian fiskal.

“MoU yang kita tandatangani hari ini, salah satunya adalah untuk meningkatkan pendapatan secara maksimal sehingga daerah punya kemandirian dalam membiayai kehidupan dan kelanjutan pemerintahan, serta meningkatkan daerah yang lebih baik lagi,” jelas Bupati Jayawijaya.

Selain penguatan administrasi keuangan daerah, Bupati Jayawijaya juga berharap agar kerja sama ini dapat memberi dampak lebih luas bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal. Bank Papua diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam pembinaan UMK yang ada di Wamena, termasuk melalui dukungan permodalan dan pendampingan usaha bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, menyampaikan bahwa Bank Papua siap mendukung Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien.

“Bank Papua hadir sebagai bank yang kuat, terpercaya, berdaya saing, dan mendukung pembangunan ekonomi di Tanah Papua. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, mengembangkan infrastruktur teknologi, dan meningkatkan kualitas layanan agar Bank Papua benar-benar hadir sebagai solusi keuangan yang handal bagi seluruh lapisan masyarakat Papua,” ujar Yuliana.

Penandatanganan MoU dan PKS tersebut turut disaksikan oleh Direktur Utama Bank Papua, Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Jayawijaya Estepanus Lolo Kassa, S.E., M.Si., Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya Dr. Immanuel Yar Rumere, S.STP., M.Si., Pemimpin Kantor Cabang Utama Bank Papua Wamena, serta para pejabat eksekutif di lingkungan Kantor Pusat Bank Papua.

Melalui kerja sama ini, BPKAD Kabupaten Jayawijaya berharap pengelolaan keuangan daerah dapat semakin tertib, modern, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan semangat motto Kabupaten Jayawijaya “Yogotak Hano, Hubuluk Motok Hanogoro” yang berarti hari esok harus lebih baik dari hari ini, kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya, dari Lembah Baliem hingga ke wilayah pelosok pegunungan Papua.

Sumber : https://bankpapua.co.id/home/index/detail/sinergi-strategis-bank-papua-gandeng-pemkab-jayawijaya-wujudkan-tata-kelola-keuangan-daerah-modern-1804